Perbandingan Aki Hybrid dan Aki Kering untuk Kendaraan Harian

Posted on

Setiap komponen dalam kendaraan berperan penting dan aki adalah jantung dari sistem kelistrikannya. Memilih aki yang tepat, seperti aki hybrid dan aki kering, sangat mempengaruhi performa dan keandalan mobil. Terlebih jika armada untuk mobilitas sehari-hari.

aki hybrid dan aki kering
pinterest.com

Perbandingan Aki Hybrid dan Aki Kering

Penting untuk memahami karakter dasar dari kedua jenis aki ini. Keduanya memiliki keunggulan dan karakteristik yang berbeda, mulai dari cara perawatan hingga daya tahan. Memahami perbedaan di antara keduanya dapat membantu memilih jenis aki yang paling sesuai dengan kebutuhan dan gaya berkendara.

Aki Hybrid

Seperti namanya, baterai ini adalah kombinasi atau hybrid dari teknologi aki basah konvensional dan aki kering modern. Baterai hybrid menggunakan cairan elektrolit dan pelat positif yang terbuat dari timah-antimon, serta pelat negatif dari timah-kalsium. 

Desain ini membuatnya lebih tahan lama dibanding aki basah biasa. Namun masih memerlukan pengecekan cairan elektrolit sekali dalam waktu yang cukup lama, tidak sesering aki basah. Dalam konteks perawatan, baterai hybrid bisa disebut sebagai tipe semi maintenance-free.

Berdasarkan review aki mobil GS Hybrid @mawaradhy yang dibagikan di YouTube channelnya, aki ini sudah siap pakai karena telah berisi setrum dan air. Sehingga pengguna tidak perlu repot menambah air aki sebelum digunakan. Meski bernama Hybrid, aki ini dapat digunakan di semua jenis mobil, bukan hanya kendaraan hybrid. GS Hybrid juga dilengkapi indikator warna, di mana warna biru menandakan kondisi aki masih baik, sedangkan warna merah menunjukkan perlunya pengisian daya atau air.

Aki Kering

Aki kering, yang sering juga dipasarkan dengan istilah Maintenance Free (MF), dirancang untuk memudahkan pengguna. Baterai jenis ini menggunakan teknologi sealed dimana cairan elektrolitnya terserap dalam separator berbahan seperti kain, sehingga tidak bebas mengalir. Komposisi pelatnya sepenuhnya menggunakan timah-kalsium yang minim penguapan. Keunggulan terbesarnya adalah “pasang dan lupakan”. Tidak ada perlu membuka tutup aki untuk mengecek level air.

Mana yang Unggul?

Pemilihan aki menjadi hal penting yang sering kali menentukan performa kendaraan. Dua jenis aki yang paling banyak digunakan saat ini adalah aki hybrid vs kering. Namun, banyak pengendara masih bingung menentukan mana yang lebih cocok untuk kendaraan mereka. Ini dia beberapa perbedaan dan kelebihan masing-masing agar bisa menggunakan aki yang tepat.

1. Perawatan serta Kepraktisan

Baterai hybrid memerlukan perawatan berkala, meski tidak sering. Pengguna tetap perlu memeriksa level cairan elektrolitnya beberapa bulan sekali dan mengisinya jika diperlukan.

Sedangkan aki kering sangat praktis. Dilengkapi desainnya yang tertutup rapat, pengguna tidak perlu lagi repot mengecek atau menambah air aki. Pilihan ideal untuk yang sibuk dan mengutamakan kemudahan.

2. Daya Tahan maupun Umur Pakai

Aki hybrid menawarkan usia pakai yang cukup panjang. Jika perawatan baik, baterai hybrid dikenal tangguh dan dapat bertahan dalam kondisi suhu tinggi serta beban listrik yang berat.

Aki kering umumnya memiliki umur pakai yang sedikit lebih lama, berkisar 2 hingga 3 tahun, berkat teknologi yang lebih canggih dan minim penguapan. Namun, saat mendekati akhir masa pakainya, aki ini cenderung “mati mendadak” tanpa tanda-tanda signifikan. Itulah kenapa perawatan aki menjadi hal krusial.

3. Kinerja dan Keandalan

Baterai hybrid unggul dalam hal memberikan tanda-tanda penurunan performa. Sebelum benar-benar soak, aki ini biasanya menunjukkan gejala seperti lampu redup atau mesin sulit starter. Ini membuat baterai hybrid dianggap lebih “bersahabat” bagi pengendara.

Sedangkan, aki kering menyalurkan arus listrik yang lebih stabil dan konsisten. Aki ini sangat cocok untuk mobil modern dengan sistem kelistrikan kompleks dan banyak fitur elektronik.

4. Pertimbangan Anggaran dan Harga

Baterai hybrid menjadi pilihan yang ekonomis. Harga baterai hybrid umumnya lebih terjangkau dibandingkan aki kering dengan spesifikasi serupa. Lalu, aki kering dibanderol dengan harga yang lebih tinggi. Tarif tambahan ini membayar teknologi bebas perawatan dan kemudahan yang ditawarkannya.

Aki hybrid dan aki kering sama-sama bisa diandalkan untuk kendaraan harian. Versi hybrid unggul dengan harga lebih terjangkau dan umur pakai solid. Cocok untuk pengendara yang tidak keberatan dengan perawatan berkala. Sementara, aki kering menawarkan teknologi bebas perawatan, ideal untuk yang mengutamakan kemudahan. /Fitri