Ciri-Ciri Aki Tidak Mengisi, Wajib Diwaspadai dan Harus Diganti

Posted on

Ciri-ciri aki tidak mengisi bisa membantu pemilik kendaraan untuk bisa segera melaksanakan penanganan. Apalagi aki menjadi salah satu komponen penting pada kendaraan baik sepeda motor maupun mobil. Karena itu, pastikan untuk bisa mendapatkan kondisi aki prima agar berkendara menjadi lebih aman dan nyaman.

Aki yang berfungsi dengan baik akan membantu keselamatan berkendara. Sayangnya masih banyak yang belum tahu bagaimana ciri-ciri aki yang tidak lagi berfungsi optimal. Salah satunya aki tidak mau mengisi, hal ini sering terjadi pada jenis aki kering. Lantas apa saja yang bisa menandai jika aki tidak mau mengisi setrum? Berikut ulasan selengkapnya.

Ciri-Ciri Aki Tidak Mengisi, Wajib Diwaspadai dan Harus Diganti
pexels.com

Ciri-Ciri Aki Tidak Mengisi yang Wajib Diwaspadai

Aki adalah komponen penting untuk menjaga sistem kelistrikan pada kendaran. Ada dua jenis aki yang umum digunakan yaitu basah dan kering. Keduanya membutuhkan perawatan yang tepat agar kondisinya tetap prima. Meski demikian aki juga tidak bisa lepas dari masalah.

Jika tidak dijaga dengan baik, maka mengakibatkan aki tidak dapat bekerja maksimal. Layaknya tangki bensin, aki juga harus selalu dijaga performanya. Dimana komponen ini bisa membantu menyuplai daya listrik pada kendaran. Misalnya untuk menyuplai kelistrikan pada headlamp, audio dan masih banyak yang lainnya. Adapun beberapa ciri-ciri yang bisa menjadi indikasi jika aki tidak mau mengisi antara lain:

Komponen Kelistrikan Tidak Berfungsi

Salah satu ciri-ciri aki tidak mengisi yaitu sistem kelistrikan pada kendaraan tidak berfungsi misalnya klakson manapun lampu. Lampu dan klakson yang tidak menyala bisa jadi pertanda jika aki tidak lagi bekerja optimal. Solusinya yaitu dengan melakukan pengecekan dan menambah tegangan listrik agar aki dapat menyuplai kelistrikan. 

Seperti dilansir dalam video YouTube Dewantara Accu pemakaian aki yang sudah lama maka diperlukan untuk melakukan pengetesan apakah masih bekerja optimal atau tidak. Salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan menggunakan digital baterai tester untuk melakukan pengecekan aki atau alternator nya. Saat dilakukan pengecekan aki menunjukkan angka 9,2 maka menandakan daya lemah. Hal ini karena daya akai senbarunya yaitu 12 volt. Bahkan aki yang sudah melalui masa pemakaian kurang lebih 2 tahun maka biasanya memang sudah rusak. Sehingga perlu melakukan penggantian, karena salah satu yang mengakibatkan aki bermasalah yaitu kadar asamnya hilang atau bahkan salah pemasangan akan mengakibatkan munculnya konsleting.

Cranking Starter Tidak Berfungsi dengan Baik

Ciri-ciri lain yang bisa menandakan jika aki tidak mengisi yaitu cranking starter lemah atau bahkan tidak berjalan sama sekali. Saat mobil distarter ada suara khas yang muncul terdengar lemah atau bahkan hilang. Jika sudah terjadi hal seperti itu, maka sebaiknya untuk segera cek aki kendaraan. 

Aki Kering vs Basah Tidak Mau Mengisi

Seperti yang telah dikatakan sebelumnya jika aki terdiri dari basah dan kering. Kedua aki ini memiliki peran yang begitu penting. Akan tetapi, jika aki tidak mengisi ada ciri-ciri yang cukup signifikan. Jenis aki kering biasanya bodinya akan terlihat menggelembung menjadi tanda paling jelas adaya kerusakan internal pada aki kering. Cairan gel padat akan menjadi indikasi pada aki kering dibandingkan aki basah. 

Sedangkan aki basah jika tidak mau mengisi akan memperlihatkan pada cairannya yang terlihat keruh yang biasanya bermasalah pada bagian sel akinya. Sedangkan tercium bau tidak enak akibat aki bekerja tidak normal dn terjadi kebocoran. Munculnya embun dalam jumlah banyak pada bagian tutup aki juga menjadi ciri-ciri aki tidak mengisi dan mulai rusak./sinta